Taman Bunga Amarylis Gunung Kidul, Riwayatmu Kini

Taman Bunga Amarylis Gunung Kidul, Riwayatmu Kini


Udah sering kejadian sih kalo ada satu tempat yang hits banget, apalagi viral di medsos, langsung deh ibarat “ada gula ada semut”. Efek negatifnya, sisi natural dan keindahannya berkurang. Yang lebih parah, banyak sampah dan… jadi rusak.

Taman Bunga Amarylis di Patuk Gunung Kidul adalah korban terbaru dari ke-viral-an sebuah lokasi. Kasian lihat bunga-bunga yang awalnya cantik dan instagram-able itu jadi rusak, bahkan mati. Kasian juga yang belum sempet ke sana, eehhh udah rusak. Lebih kasian lagi si pengelola taman bunga yang konon sebenernya bukan ditujukan untuk tempat wisata ini.

It’s all about responsibility. Seneng lihat anak-anak muda harapan bangsa ini traveling ke tempat-tempat baru di negeri sendiri. Tapi lebih sedih lagi kalo yang mereka lakukan itu justru merusak. Dan parahnya, udah ngerusak tapi justru “bangga” di medsos. Speechless!

Come on guys, ini bukan soal situ eksis atau enggak. Karena berapa pun likes yang kamu dapat di Instagram atau Path gak akan bisa mengembalikan bunga yang udah mati karena terinjak-injak.

Katanya situ traveler? Kalo dari trip kamu itu hasilnya adalah kerusakan di lokasi wisata/destinasi, yang ada bukannya My Trip My Adventure, tapi My Trip I’m Destroyer.

Ada sebuah quote menarik: “Take nothing but picture, kill nothing but time, leave nothing but footprint.”.

Tapi dengan catatan: Kalo ambil foto, jangan bikin itu bunga-bunga jadi mati karena mau ninggalin bekas alias menginjak-injaknya.

[main pic via @BobbyVisca]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s