Cara Mudah Bikin Visa Jepang di Konjen Surabaya

Cara Mudah Bikin Visa Jepang di Konjen Surabaya


Apa yang paling bikin deg-deg-an selain nungguin lamaran kerja atau lamaran pacar? Jawabannya adalah menunggu approval visa.

Buat traveler pemegang paspor hijau Indonesia seperti kita-kita ini, pergi ke luar negeri memang tak selalu gampang. Banyak negara yang ingin dikunjungi ngasih aturan ketat soal visa. Salah satunya Jepang.

Jepang. Siapa sih yang gak pengen gendong ransel ke Negeri Sakura? Saya sendiri memang udah lama planning backpackeran ke Jepang sejak dapet tiket promo AirAsia yang super murah. KUL-HND dan KIX-KUL hanya dua jutaan. Kapan lagi coba dapet promo semurah ini?

Tapi karena paspor saya bukan e-paspor, saya pun harus mengurus visa ke Kedubes Jepang. Untuk wilayah Jawa Timur, kamu bisa mengurusnya di Konsulat Jendral Jepang di Surabaya, alamatnya di Jl. Sumatra No.93  Surabaya.

FYI, kalo kamu udah punya e-paspor, kamu gak perlu ngurus visa Jepang yang lumayan ribet. Pemegang e-paspor tinggal datang ke Konjen Jepang, menyerahkan e-paspr, dan mengambil visa Jepang sehari kemudian sekaligus membayar biaya pembuatan visa (Single Entry RP 330.000, Multiple Entry RP 660.000, Transit RP 80.000).

Lalu, gimana cara mengurus visa Jepang tanpa e-paspor? Berikut langkahnya.

Persiapan

1. Nomor satu, kamu harus punya paspor. Kalo bisa, masa expired paspor lebih dari 1 tahun dari periode trip. Usahakan paspor jangan dalam kondisi blank alias belum ada stempel negara lain sama sekali. Minimal kamu udah punya stempel beberapa negara bebas visa seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand.

2. EKTP asli (wajib EKTP). Kemudian siapkan juga foto kopi EKTP di kertas A4.

3. Fotokopi KK, juga di kertas A4.

4. Pas foto terbaru ukuran 4,5 x 4×5 cm satu lembar, background putih. Nantinya pas foto ini ditempel di lembar form pengajuan visa.

5. Rekening koran (rekap tabungan) tiga bulan terakhir. Cara bikinnya: dateng aja ke bank tempat kamu punya rekening. Berapa nominal rekening yang mesti kamu punya? Tidak ada ketentuan pasti. Rumus sederhananya adalah dua kali perkiraan biaya hidup selama di Jepang.

Contoh: Kamu akan liburan di Jepang selama 10 hari. Anggap aja biaya hidup sehari di Jepang RP 1.000.000. Maka kamu harus punya tabungan minimal RP 1.000.000 x 10 x 2 = RP 20.000.000.

Satu lagi, usahakan rekening kamu “wajar” alias tidak tiba-tiba ada uang masuk 20 juta sehari sebelum pengajuan visa.

6. Dokumen perjalanan. Print semua dokumen perjalanan seperti tiket pesawat pulang pergi, bookingan hotel, dsb di kertas A4.

7. Buat surat keterangan kerja dari perusahaan atau kantor kamu bekerja, dengan kop surat resmi dan kertas A4. Contoh surat keterangan kerja bisa lihat di sini.

8. Isi form pengajuan visa dan form itinerary selama di Jepang dengan benar dan jelas. Form pengajuan visa bisa kamu download di sini, form itinerary download di sini.

9. Contoh pengisian form visa bisa lihat di gambar ini.

10. Setelah berkas-berkas di atas siap, masukkan ke dalam map (warna bebas). TIDAK BOLEH disteples, gunakan clip kalo ingin merapikan berkas-berkas tersebut.

Urutan berkas di dalam map, dari bawah ke-atas: (1) surat kantor, (2) rekening koran, (3) itinerary, (4) print tiket PP dan booking hotel, (5) fotokopi EKTP dan EKTP asli, (6) formulir permohoonan visa dan foto yang udah ditempel, (7) paspor

Pengurusan

Langkah berikutnya adalah mengurus visa ke Konjen Jepang di Surabaya.

1. Datang sendiri, tidak boleh diwakilkan. Pakaian formal dan bersepatu.

Jalur menuju Konjen Jepang di Surabaya
Jalur menuju Konjen Jepang di Surabaya

2. Karena saya tinggal di Malang, rute perjalanan dengan bis umum adalah sebagai berikut:

(1) Naik bis dari terminal Arjosari menuju Bungurasih. Usahakan berangkat tidak lebih dari jam 5.30. Lebih pagi lebih baik. Bis Malang-Surabaya dari terminal Arjosari berangkat paling pagi jam 4.30. Kalo bisa, hindari hari Senin dan pilih hari “biasa” seperti Selasa atau Rabu karena lebih sepi.

(2) Sampai di terminal Bungurasih, ada beberapa pilihan bis kota Damri menuju Konjen Jepang di Surabaya. Saya pilih naik bis Damri jalur Bungurasih – Perak AC dengan ongkos RP 6.000, turun di Olympic, dan jalan kaki 15 menit ke Konjen Jepang dengan jalur seperti ini.

(3) Konjen Jepang di Surabaya terletak persis di ujung pertigaan Jl. Sulawesi dan Jl. Jawa (belakang RS Siloam). Sampai di pos satpam, bilang aja kalo mau urus visa. Isi buku tamu dan titipkan HP, kamera, dsb di pos satpam. Sebelum masuk, tas kamu juga akan diperiksa dengan X-ray seperti di bandara.

(4) Setelah masuk ruangan, pencet dan ambil nomor antrian, lalu tekan bel di loket bagian pengurusan visa. Setelah nomor kamu dipanggil, seorang petugas akan mengecek kelengkapan berkas-berkas yang kamu bawa dan menyerahkan sebuah form kecil untuk keperluan pengambilan visa.

Visa Jepang yang udah jadi
Visa Jepang yang udah jadi

Pengambilan

Pengambilan visa biasanya perlu waktu 3-4 hari kerja. Sampai waktu pengambilan, kita gak akan tahu apakah visa kita di-approve atau tidak (harap-harap cemas). Saat pengambilan, siapkan uang tunai RP 330.000 sebagai biaya pembuatan visa. Kalo tidak approve, tak perlu bayar dan jangan terlalu kecewa karena mungkin belum waktunya kamu ke Jepang, masih kesempatan lain untuk ke Negeri Sakura.

Kita tidak akan diberi tahu alasan penolakan visa karena itu bersifat rahasia. Mungkin, bisa jadi karena stempel paspor kamu masih kosong atau terlalu sedikit, bisa jadi karena rekening koran kamu yang meragukan, bisa jadi karena itinerary yang kurang jelas, atau hal-hal sepele seperti kesalahan penulisan di form pengajuan dan sebagainya. Jadi, pastikan semua kelengkapan dan isian berkas-berkas sebelum menyerahkan pengajuan visa.

Setelah visa jadi, rasanya pasti sangat lega. Sekarang kamu tinggal prepare segala persiapan untuk traveling ke Jepang. Arigato gozaimas!

Advertisements

10 thoughts on “Cara Mudah Bikin Visa Jepang di Konjen Surabaya

  1. HMM… yg ini bikin saya bingung
    “Usahakan paspor jangan dalam kondisi blank alias belum ada stempel negara lain sama sekali. Minimal kamu udah punya stempel beberapa negara bebas visa seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand.”
    Kalo paspor kita baru ganti, apa perlu disertakan paspor lama?

  2. Aduh saran no.1 itu kyknya hrs direvisi deh.. Gmn cb klo baru perpanjang paspor? Mana paspor lama kan ga dilihat.. Mana tau mrk kita prnh kmn aja 😏

  3. Ini yg bkin pusing.. harap2 cemas antara disetujui atau di tolak! Hmmm kalau sampe di tolak hangus udah biaya tiket pp dan hotel 😭

    1. paspor kosong ini memang dilema, sebaiknya memang ada beberapa stempel negara tetangga yg bebas visa seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s